Tag: obesitas anak

Orang Tua Tanggap, Ini Bahayanya Obesitas Bagi Anak

obesitas anak

Pada tahun 2016, kasus obesitas pada anak terjadi di Indonesia dan sempat ramai dibicarakan. Kasus ini menimpa seorang anak bernama Arya Permana yang kala itu baru menginjak usia 10 tahun. Berat badan Arya saat itu sudah mencapai 190 kg, jauh melebihi berat badan orang dewasa pada umumnya.

Akibat obesitas yang dialaminya, Arya pun tidak dapat bersekolah dan beraktivitas seperti anak-anak lainnya.

Dari contoh kasus tersebut, obesitas menjadi masalah yang cukup serius untuk ditangani. Untuk menghindari kasus serupa terjadi pada anak Anda, Anda harus mengetahui apa saja penyebab dan bahaya obesitas pada anak.

 

Penyebab Obesitas Pada Anak

Tumbuh kembang anak sangat penting untuk dijaga, terlebih pada kesehatannya. Konsumsi makanan yang tidak sehat akan mempengaruhi pertumbuhan anak yang kurang baik serta dapat menimbulkan berat badan yang berlebih.

Makanan cepat saji seperti junk food, minuman bersoda, hingga makanan yang mengandung gula dan pemanis buatan memang lebih nikmat dan disukai anak-anak.

Makanan yang kurang sehat inilah yang merupakan salah satu faktor utama yang dapat menyebabkan obesitas pada anak. Bahkan ternyata Arya dahulu juga suka minuman teh manis setiap harinya.

Anak-anak yang gemar makan dan lebih sering memilih untuk bermain gadget dan berdiam diri di rumah merupakan penyebab lain dari obesitas pada anak. Kurangnya aktivitas gerak tidak dapat menyeimbangkan antara asupan yang diserap tubuh dengan energi yang dikeluarkan.

Akibatnya anak akan semakin terasa malas dan makanan yang kurang sehat akan membuat berat badannya semakin meningkat.

Selain kedua penyebab di atas, faktor genetik juga cenderung menyebabkan obesitas pada anak. Orangtua yang obesitas kemungkinan besar akan menimbulkan bakat obesitas pula pada anaknya.

Walaupun faktor ini cukup besar, namun hal ini dapat dicegah dengan menjaga pola makan dan gaya hidup si anak, bakat obesitas tersebut tidak akan terjadi hingga anak tumbuh besar.

 

Bahaya Obesitas Pada Anak

Obesitas tidak hanya dialami oleh orang dewasa, namun juga dapat dialami oleh anak-anak.  Anak-anak yang memiliki hobi makan yang cenderung akan membuat berat badannya perlahan bertambah.

Tanpa disadari, hal ini akan memicu timbulnya bahaya obesitas pada anak Anda. Yuk, kenali bahayanya.

 

  1. Gangguan Pernapasan

Bernapas merupakan salah satu cara manusia untuk bertahan hidup. Pernapasan yang terganggu dapat memperhambat aktivitas sehari-hari. Hal inilah yang akan dialami anak ketika mengalami obesitas.

Paru-paru yang terhimpit dan dikelilingi oleh jaringan lemak yang berlebih dapat membuat anak Anda kesulitan bernapas. Lama-kelamaan ia akan sensitif terhadap udara luar dan dapat menyebabkan penyakit asma.

 

  1. Gangguan Sistem Imun

Sistem imun atau kekebalan tubuh sangat penting bagi anak agar tak mudah terserang penyakit. Sistem metabolisme akan bekerja lebih ekstra dari orang normal yang dapat menimbulkan inflamasi atau peradangan.

Inflamasi pada anak dengan berat badan berlebih akan mempengaruhi suasana hati dan otaknya menjadi berubah-ubah. Hal ini akan semakin mendorong anak untuk mengkonsumsi makanan lagi dan lagi.

 

  1. Risiko Terserang Diabetes

Diabetes tak hanya dapat menyerang orangtua yang sudah berumur saja, namun juga pada anak yang menderita obesitas. Konsumsi gula yang berlebih dari makanan manis akan membuat tubuh kesulitan mencerna glukosa dengan baik.

 

  1. Masalah Pada Tulang dan Otot

Akibat meningkatnya bobot dan jumlah lemak dalam tubuh, anak akan cenderung mengidap obesitas. Obesitas ini akan mempengaruhi kemampuan tulang dan otot untuk menopang tubuh secara tegak dan sempurna.

Tak heran jika anak yang menderita obesitas akan merasakan nyeri di tubuhnya.

 

  1. Gangguan Psikis

Siapa yang menyangka bahwa psikologis anak juga dapat terganggu akibat obesitas yang dideritanya. Anak yang mengalami obesitas akan merasa rendah diri dan bahkan dapat memicu stres dan mengalami depresi.

Hal ini bisa terjadi akibat ia di-bully di lingkungan sekolahnya ataupun kurangnya rasa percaya diri akibat tidak menguasai suatu bidang atau keterampilan.

Sebelum obesitas menyerang anak Anda, ada baiknya mencegah sedari dini. Mulai sekarang, Anda dapat mengatur pola makan dan asupan gizi yang harus dicerna oleh anak. Selain itu, batasi pula kecenderungan anak dalam mengkonsumsi jajanan yang kurang sehat. Sebagai gantinya, Anda dapat membuat sendiri camilan yang bergizi dan disukai anak.